| Assalamu'alaikum, Hari ini ada seorang teman chatting yang menyatakan keheranan atau pun kekagumannya ... "Wah, anaknya udah empat ya ....". Aku mesem aja .... dan bersikap 'sok' bijak .... "Aku tahunya dari FS" katanya .... Hari ini pula seorang teman SD - ku, menelpon pake HP-nya ...." Alhamdulillah istriku baru saja melahirkan ..." katanya ... Aku langsung menebak ... dan tebakanku sekali lagi bener ... Laki-Laki .... (yah .. kalo cuma nebak kelamin ... aku cukup jago .... Minimal keberhasilanku ... 50% ..... hehehe. Pilihannya khan cuma dua, laki atau perempuan ...). Berarti Heru, nama temen saya itu Heru Dwi Purnomo, sudah memiliki sepasang anak ... Perempuan, namanya Syifa ... kalo gak salah .... Dan sekarang laki2 .... "Namanya siap Her ?" "Belum ada nih ... masih nyari2" "Ibunya hamil sembilan bulan, ngapain aja ? Koq belum ada namanya ..." kataku ... Dia ketawa ...."Masih dipikir2 " katanya ... Well, ... dunia ini tambah orang satu. Tapi, tadi pagi, kakek rekan kerjaku ada yang meninggal. Yah, .... inilah hidup ... = wahid haryadi = Anakku, adalah ni'mat Alloh untuk ku dan istriku. Tapi juga amanat, juga fitnah dan ujian. Anakku adalah juga harapanku. Ya Alloh, jadikanlah anak keturunanku orang-orang yang berpegang teguh dg agama-Mu. Amiin. ===== note : Sahabat ku Heru, telah wafat, di masa COVID lalu ... Meninggalkan seorang istri dan 2 org anak. Selamat jalan, mas bro. Semoga kita bertemu lagi di alam yg lain ... aamiin ... |
Mushaf ..
Jadwal Waktu Sholat
Kamis, 13 Desember 2007
Anakku udah empat
Kamis, 22 November 2007
Lagu Jadul
Serumpun padi tumbuh di sawah
Hijau menguning daunnya
Tumbuh di sawah penuh berlumpur
Di pangkuan ibu pertiwi
Serumpun jiwa suci
Hidupnya nista abadi
Serumpun padi mengandung janji
Harapan ibu pertiwi
Karya : R Malady
================
Rabu, 21 November 2007
Wooow ....
Selasa, 20 November 2007
Yang penting beriman .....
| Assalamu'alaikum, Tadi pagi, aku terpesona dengan tulisan stiker yang nempel di belakang motor. Tulisannya kurang lebih begini : Biar orangnya kaya' gini, yang penting beriman Aku jadi tersenyum, dan merenung sedikit. [Yang jelas, aku keinginan buat ngisi bloq ini ... yang gak pernah ditambahi ....] 1. Benarkah IMAN itu penting ? 2. Seberapa pentingkah ? 3. Setelah berhasil menggapai IMAN, terus apa ? [Hehehe ... dasar akal manusia .... Seperti itu aja dipikirin ...]. Yang no 1, jawabnya : jelas penting. Sebab manusia tidak bisa mengindar dari KEIMANAN. Seorang muslim beriman kepada Alloh sebagai pencipta langit dan bumi, sekaligus meyakini bahwa hanya Alloh sajalah yang berhak untuk diibadahi. Sementara seorang atheis percaya atau meyakini bahwa tidak ada pencipta langit dan bumi. Menurut mereka, alam ini terjadi dengan sendirinya. Ada buktinyakah? Bisa dibilang tidak. walhasil, seorang atheis, tetap membuat suatu postulat keimanan. Yakni keimanan atheis. JAdi, penting khan? Kalo kita tidak beriman kepada Alloh, tentu kita akan beriman kepada selain Alloh. 2. Seberapa pentingkah ? Kebutuhan hati terhadap iman, lebih penting daripada kebutuhan badan terhadap makanan dan minum. 3. Nah, kalo sudah beriman kepada Alloh, terus gimana ? Sebagian kaum muslimin mengira, keimana yang telah dia peroleh itu akan terus tetap bertahan dalam hatinya. Tidak bertambah atau berkurang. Sementara, tidak demikian ajaran Islam yang dicontohkan Nabi SAW. Beliau mengingatkan Jaddidu imaanakum bi laa ilaaha illa Alloh. Perbaharui iman kalian dg Laa ilaaha illa Alloh. [aw kamaa qoola]. Iman dalam dada kita, naik dan turun. Naik, bertambah kuat dan tebal, dengan amal sholih yang kita kerjakan. Iman akan turun, menipis dan melemah, dengan perbuatan ma'shiyat yang kita lakukan. Dalam aqidah yang diajarkan salafus sholih, iman itu berhubungan langsung dengan amal ibadah. Keduanya saling mempengaruhi. Saling menguatkan, tapi kalo diabaikan, akan menyeret kepada kelemahan dan ma'shiyat. Kesimpulan : Iman itu penting, tapi menjaga iman juga penting. Wassalamualaikum, = wahid = |
Minggu, 29 Juli 2007
Bismillah,

Bismillah, dengan nama Alloh yang Maha Rahman, dan Maha Rahim.
Alloh adalah pencipta langit dan bumi. Dan juga isi langit dan bumi. Kalau suatu ketika, engkau termenung memandang langit, yang penuh dengan cahaya bintang. Dan tumbuh rasa kagum di hatimu. Maka, ketahuilah. rasa kagummu itu, hanya pantas kau berikan pada Alloh.
Atau ketika kau menyaksikan ombak memecah di pantai berbatu karang, dan kau menunggu lagi pecahan ombak berikutnya. Dan kau mulai menghitung, berapa puluh kali batu karang itu dihempas ombak, hari ini. Kemudian kau menghayalkan waktu yang panjang yang dihabiskan ombak untuk membentuk pantai berkarang batu itu. Maka, resapilah, bahwa Alloh selalu mengawasi datang dan perginya ombak itu.
Inilah doktrin yang aku hidup di dalamnya, dengan penuh rasa suka cita. Nyaman.
Sifat rahman-Nya, membuat manusia berkasihan, membuat kuda menjaga anaknya. Langit menurunkan kandungan airnya. Bumi menumbuhkan rumput, pohon, dan bunga-bunga.
dan sifat rahim-Nya, yang mengantarkan manusia bersujud kepada-Nya, mengenal dan mencintai agama dan Rasul-Nya.
Sekali lagi, inilah doktrin yang aku hidup di dalamnya, dengan penuh rasa suka cita. Nyaman. Dan Aman.
= didik =
Langganan:
Postingan (Atom)
